oleh

Provinsi Bengkulu Bakal Terhubung Langsung Dengan Provinsi Jambi

Bengkulu | Harianmediator.com – Provinsi Bengkulu terus menguatkan konektivitas berbagai jalur dan berupaya mempercepat progres pembangunan tol Bengkulu – Lubuklinggau (95 km bagian tol Trans Sumatra), dan mendorong pengembangan Bandara Fatmawati oleh PT. Angkasa Pura II.

Selian itu Pemerintah Daerah Provinsi Bengkulu juga rupanya sedang merintis jalur baru yang menghubungkan ke provinsi tetangga yaitu ke Provinsi Jambi.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, saat silaturahmi ke Jambi memaparkan, posisi Bengkulu terkurung dengan hutan lindung dan berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Letak geografis, katanya, lebih strategis, ketika akses konektivitas dengan empat provinsi sekelilingnya diperkuat.

Dikatakan Rohidin, Kita perlu membangun sodetan baru dengan Provinsi Jambi, kita bisa terhubung langsung melalui dua jalur yakni Mukomuko – Kerinci kemudian Lebong – Merangin.

“Selama ini, untuk melakukan perjalan dari Bengkulu menuju provinsi Jambi harus keliling, padahal berdekatan,” papar Gubernur Rohidin saat silaturahmi di Jambi, Selasa 23 Juni 2020.

Lanjut Rohidin, tak hanya menjadi alternatif peningkatan akses ataupun jalur distribusi pada simpul-simpul pertumbuhan ekonomi wilayah sekitar. Lebih dari itu, jalur ini juga bisa menjadi akses pengawasan hutan dan juga jalur evakuasi. Ini mengingat beberapa wilayah di Bengkulu merupakan zona merah bencana.

“Penguatan komoditas dan konektivitas ini juga tertuang dalam Memorandum Of Rafflesia hasil rakor gubernur se-Sumatera tahun 2019 lalu. Silaturahmi ini tentu menjadi media menyamakan persepsi, karena untuk mengerjakan hal seperti ini perlu adanya koordinasi antar wilayah,” ucap Rohidin yang saat itu hadir mengenakan batik Jambi yang khas warna merah.

Gubernur Jambi Fachrori Umar, mengapresiasi inisiasi Gubernur Rohidin untuk penguatan konektivitas tersebut. Menurutnya, Jambi dan Bengkulu tak sekadar dekat secara geografis, akan tetapi miliki kedekatan secara sosial, dan kultur yang serumpun.

“Kita ini miliki kedekatan secara sosial dan kultur. Akses baru yang menghubungkan ini tentu akan membuat lebih erat. Sisi ekonomi tentu saling menguntungkan, untuk seluruh masyarakat,” kata Gubernur Fachrori.

Saat itu, Gubernur Bengkulu dan Gubernur Jambi menandatangani kesepahaman tentang penguatan konektivitas antar kedua wilayah tersebut. Pembukaan ruas jalan baru, dalam rangka penyiapan jalur evakuasi bencana, peningkatan aksesibilitas ekonomi, sosial dan budaya. Dengan jalur ini juga diharapkan mempermudah pengendalian inflasi wilayah Sumatera.

Untuk diketahui, dalam rangka pembukaan ruas jalan baru yang menghubungkan Bengkulu dengan beberapa provinsi tetangga, Pemprov Bengkulu pada 2021 menggandeng TNI AD melalui Kodam Sriwijaya dan Korem 041 dalam bentuk program TMMD berskala besar.

“Kita sudah komunikasi dengan TNI AD, insya Allah tahun 2021 bisa terlaksana,” demikian tutup Rohidin.[ja]

top